Minggu, 11 Mei 2014

Hagia Shopia


Saya Juga Pakai Cara ini ^_^


Pernah pergi ke suatu tempat yang tidak semua orang berkesempatan ke sana? Atau tempat-tempat yang kita kira mustahil buat kita datangi? Emmmm Semua Orang Mungkin pernah memiliki suatu masa dimana akhirnya dia bisa menuju tempat impiannya itu. Pastinya dengan cara yang tidak mudah.
Saya punya beberapa cara untuk membuat perjalanan saya ke tempat yang jarang saya kunjungi menjadi momen yang indah dalam hidup yang susah untuk dilupakan.
1.      Membeli Cendramata dari Tempat yang kita Kunjung
2.      Membuat foto yang paling keren menurut Fersi saya
3.      Menyimpan benda-benda kecil yang berkaitan dengan perjalanan ini, seperti musium Hidup
4.      Terakhir membuat orang lain berharga dalam perjalanan saya, seperti menuliskan nama orang di kertas lalu saya berfoto di tempat istimewa itu.

Pulau Komodo Untuk Sanggar ^_^

Nah, cara terakhir ini yang banyak juga dilakukan oleh orang lain, karena menurut saya ini cara termanis untuk membuat orang yang kita sayang merasa selalu bersama kita kemanapun kita pergi.
Biasanya teman saya juga melakukan hal Istimewa ini Untuk saya, dan itu Efeknya Luar biasa sekali buat saya, walau hanya nama saya yang sampai di tempat tersebut tapi saya jadi percaya diri bahwa suatu saat saya akan berada di tempat yang sama seperti foto nama saya itu.


Saya suka cara ini, sa’at naik Gunung, sa’at berada di pulau yang lumayan jauh dari taratan besar, sa’at perayaan hari ulang tahun teman.
Masih ada satu yang saya inginkan, nama saya tertuliskan di hamparan salju putih, dan ini akan segera saya dapatkan tinggal menunggu pergantian musim saja ^_^
Somoga kepercayaan diri membawa segala hal yang positif buat saya dan mimpi saya

Sabtu, 26 April 2014

Mengubah stigma itu sulit



Anak Yatim dan Polisi


Hari ini aku mendapat sebuah cerita lucu dari salah satu atasan bank Indonesia Kalimantan Barat yang saya lupa namanya, tapi isi dari cerita ini bisa saya ingat dengan baik. Begini ceritanya
Ada seorang anak yatim yang berdoa kepada Tuhannya dengan sunggu-sungguh, disetip do’anya dia meminta agar tuhan kiranya bisa memberikannya uang sebesar Rp 5.000.000 entah akan dipergunakan untuk apa uang itu. Lambat laun karena do’anya tadi tidak dikabulkan oleh tuhannya, anak tadi merubah cara memohonnya “baik lah tuhan, kalau kau tidak mendengar do’akun mungkin suratku akan kau baca” ujar anak itu.
Kemudia anak itu menulis sebuah surat yang indah tentang sebuah permohonan  yang tentunya isinya sama dengan apa yang selalu ia panjatkan dalam do’a.

Tuhan, engkau maha mendengar walaupun do’aku belum kau kabulkan mungkin engkau lupa, surat ini datang untuk mengingatkan mu bahwa aku selalu berdo’a padamu. Aku meminta uang sebesar Rp 5.000.000 ya Tuhan

Setelah suratnya selesai, anak itu bingung karena tidak memiliki uang untuk membeli prangko agar bisa mengirim surat itu, akhirnya dia pergi ke kantor polisi untuk minta bantuan. “pak Polisi saya ingin mengirim surt, tapi saya tidak punya uang untuk membeli prangko, bisakah bapak menolong saya?” kata anak itu dengan polos. Kemudian anak itu meninggalkan suratnya dengan polisi baik itu.
Pak polisi yang baik hati itupun dengan heran membaca judul surat itu, “untuk Tuhan”. Setelah selesai membaca surat yang berisi permohonan uang itu polisi baik tadi tersentuh. Kemudian beliau mengumpulkan teman-teman sesama polisinya untuk patungan mengumpulkan uang untuk anak tadi. Setelah dihitung-hitung ternyata jumlah yang diperoleh polisi baik tadi hanya Rp 2.000.000. kemudian uang tadi dimasukan dalam amplop oleh polisi baik tadi. Beliau pun memanggil anak tadi untuk memberikan amplop tadi.
Setelah anak tadi menerima amplop dari polisi tadi, dia segera pulang untuk membuka amplop tadi. Dan setelah dibuka anak itu hanya menjumpai uang sejumlah Rp. 2.000.000 anak itupun langsung mengadu kepada tuhannya.

“Ya Tunah, terimakasih atas pemberianmu, tapi Tunah Lain kali Uangnya Jangan dititipkan pada polisi ya, karena yang ku terima hanya Rp. 2.000.000”

Mari kita ambil Hikmah dari cerita ini, karena opini publik terhadap polisi makain hari semakin jelek maka stigma yang berkembang di masyarakat juga semakin parah. Begitu sulitnya mengubah stigma yang membuat perbuatan baikpun tak berarti apa-apa karena stigma tadi

Jumat, 25 April 2014

Walimatul Ursy

Selalu Ada yang Unik Dari Umi


     Foto di atas adalah undangan walimatul ursynya umi, selalu ada yang istimewa untuk wanita istimewa,,,,, Turut Bahagia saat foto ini ditandai dikronologi facebook saya. 
     Janji Allah itu pasti, Wanita Baik Untuk laki-laki baik dan laki-laki baik itu untuk wanita baik ^_^, saya yakin Allah menghadirkan suami yang Insyaalah akan membimbing wanita hebat ini ke arah yang lebih hebat.
     Semoga dengan disatukannya dua insan ini, bisa membentuk keluarga baru yang sakinah, mawadah, warohmah dan menghasilakn keturunan yang saleh dan salehah ^_^
     Love You So Much Umi. ke tiga geng Jorok Sudah menemukan jodohnya masing-masing kini tinggal 8 orang lagi dari anggota 7-11  yang masih ditunggu kabar Baiknya

DAN INGATLAH JANJI ALLAH ITU PASTI ^_^

Kebiasaan Yang Membuat Orang Yahudi Cerdas

http://contoskripsi.wordpress.com/2012/12/05/kebiasaan-yang-membuat-orang-yahudi-cerdas/


kenapa orang yahudi jenius

Rahasia Kenapa orang Yahudi Pintar?
     Kaum Yahudi adalah kaum yang paling pintar di dunia. Anda tahu, kan, Einstein? Steven Spielberg? Mark Zuckerberg (pendiri Facebook)? Itzhak Perlman (violis dunia)? atau mungkin Daniel Radcliffe (si Harry Potter)? Semua adalah Yahudi. Hampir dari produk-produk terkenal yang ada di dunia merupakan produk dari Yahudi. Mulai dari bangun sampai tidur, bohong namanya kalau Anda mengatakan tidak pernah menyentuh produk Yahudi. Dari Google, Intel, Unilever, Disney, semua Yahudi. Mungkin ada yang penasaran, kenapa ya kok produknya bisa dimana-mana? canggih pula? Hanya satu jawabnya karena mereka pintar. Dalam kitab-kitab lama, di sebutkan bahwa mereka memang dianugrahi otak yang encer oleh tuhan semesta alam.
     Belum lama ada artikel yang membahas tentang kepintaran Yahudi dan bagaimana mereka menjaganya. Artikel ini ditulis oleh Dr. Stephen Carr Leon yang telah tinggal di Israel selama tiga tahun untuk meneliti tentang kenapa Yahudi pintar untuk mendapatkan Phd-nya. Tesis untuk karyanya ini saja membutuhkan waktu delapan tahun karena dibutuhkan data-data yang setepat mungkin untuk ini. Dalam karyanya, ia membahas habis kehidupan Yahudi dari tahap mengandung, melahirkan, dan kehidupan setelahnya.
      Mari kita baca, kutipan berikut ini,
… Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami. Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan.
Kebetulan Stephen suka matematika. Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?”
Dia menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.”…
     Wow, bahkan sebelum si anak lahir, sang ibu sudah mengajarkan matematika untuknya. Hal yang unik lagi dari gaya hidup Yahudi adalah, makanan yang mereka makan, dan pola makannya.
Sejak awal sang ibu mengandung, ia jadi gemar sekali makan kacang badam dan korma dengan susu, roti dan ikan tanpa kepala, serta salad yang dicampur dengan badam dan kacang-kacangan. Menurut sang ibu, ikan sangat baik untuk perkembangan otak bayinya sedangan kepala ikan mengandung zat kimia yang akan merusak perkembangan otak. Saat mengandung pun, si ibu rajin sekali meminum pil minyak ikan sampai melahirkan.
      Di dalam artikel tersebut disebutkan bahwa saat makan, Yahudi selalu menyajikan salad dan kacang badam, tentu saja ikan juga. Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging karena menurut mereka, campuran daging dan ikan tidak baik jika dimakan bersama2.
     Disebutkan juga bahwa pola makan mereka unik. Di kebanyakan negara, makanan disajikan dalam tiga tahap, appetizer, main course, dan desert (yang biasanya berupa buah-buahan). Kalau Yahudi, mereka menyajikan buah-buahan dulu sebelum menyajikan main course. Alasannya sederhana saja, karena menurut mereka, jika makan makanan utama (karbohidrat) di awal, mereka akan mudah mengantuk sehingga tidak bisa belajar dengan baik di sekolah.
      Kemudian, gaya hidup yang sangat penting yang harus dicontoh adalah, bagi mereka MEROKOK ITU TABU. Orang Yahudi sangat membenci rokok, kalau Anda berkunjung ke salah satu rumah mereka, dan Anda merokok, jangan heran kalau sang tuan rumah dengan tega mengusir Anda dari rumah. Penelitian terbaru Yahudi akhir-akhir ini adalah bahwa rokok akan merusak otak yang kerusakannya bisa diturunkan ke keturunan mereka. Mereka tidak ingin keturunan mereka nantinya tercemar oleh racun-racun rokok yang merusak otak mereka, mereka sangat menjaga anugrah kepintaran yang dilimpahkan kepada mereka.
     Sejak kecil, anak-anak Yahudi sudah memperhatikan apa yang masuk ke dalam perut mereka. Mereka sangat menyukai buah-buahan, kacang badam, salad, dan ikan. Rata-rata, anak-anak Yahudi bisa berbicara tiga bahasa, Bahasa Ibrani, Arab, dan Inggris. Mereka juga sejak kecil telah dilatih bermain musik, entah biolah ataupun piano, karena ini adalah sebuah kewajiban. Menurut penelitian mereka, belajar musik sedari kecil dapat merangsang pertumbuhan IQ.
     Saat sekolah mereka diajari matematika dengan basis perniagaan, pelajaran IPA diutamakan. Mereka juga diwajibkan untuk berolahraga. Olahraga yang diutamakan adalah menembak, memanah dan berlari. Menurut mereka, menembak dan memanah dapat melatih fokus sedangkan menembak merupakan sarana mereka untuk melindungi negara mereka nanti.
Saat bersekolah di Sekolah Menengah, mereka diwajibkan untuk menemukan sebuah produk baru. Walaupun produk yang diciptakan produk-produk lucu dan memboroskan uang, mereka tetap menelitinya dengan serius.
      Yang mengejutkan lagi adalah bagaimana fakultas-fakultas ekonomi Yahudi mensyaratkan mereka untuk lulus. Untuk lulus, mahasiswa fakultas ekonomi Yahudi diharuskan membuat sebuah team project yang satu tim nya beranggotakan 10 orang, dan mereka bisa lulus setelah projek mereka mendapat untuk 1 juta US dollar. WOW. Bayangkan !!
Bagi mereka, melahirkan keturunan yang cerdas adalah sebuah keharusan.
Nah, bagaimana dengan Indonesia??
     Bagaimana bangsa ini membina kaum mudanya agar sepintar Yahudi? Bandingkan dengan negara tetangga, Singapura saja misalnya, harga rokok sangat mahal. Sedangkan di Indonesia, rokok terbilang sangatlah murah. Di mana-mana orang merokok, di jalan, naik motor, naik mobil, makan, minum, tidur (??), di angkringan, di hotel, di restoran, ada saja orang yang merokok. Bagaimana dengan keturunan kita nanti, jadinya?? Bahkan Dr. Stephen sendiri saja mengatai Indonesia (maaf) “Goblok!!” dalam artikel tersebut.
… “Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!
      “Hasil-nya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia? Apalah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri!”
     Jadi, bagaimana? Ayo kita bersaing dengan Yahudi dalam hal-hal yang positif saja. Buktikan bahwa kita pun bisa sepintar dan secerdas mereka. Sekarang pun bohong namanya kalau kita masih menjunjung nilai moral ketimuran. Apakah kita mau disebut sebagai baik bangsa yang bodoh maupun bangsa yang tidak bermoral? Makanya, ayo perbaiki kedua-duanya mulai dari diri sendiri. Mulailah dari tidak merokok!

Selasa, 22 April 2014

Mimpi ^_^

      Hari ini saya otak atik blog ummy saya, umi yang selalu saya banggakan, umi yang selalu membuat saya ingin mngikuti jejaknya, umi yang cool banget, umi yang wuihhh semua kata-kata keren tak akan cukup untuk menggambarkan betapa inspiratifnya wanita ini dalam hidup saya. 


Raidah Intizar Yusuf, M.A.

       Beliau mendapatkan gelar M.A nya itu di Tilburg Belanda lo, Emmmm, Kalau saya elajar serius pasti saya bisa seperti umi, go around the World ^_^.
      He, saya banyak belajar dari blog beliau yang isinya bisa menginspirasi siapa saja yang membacanya, seorang dosen muda dengan segudang pengalaman. 
     Petualang, Mandiri, wawasannya luas, jago bergaul heee (ini bukan pujian umi, jadi jangan dilempar pakai sendal ya ^_^) tapi beliau sederhana. jurnalnya, karya-karyanya, catatan kecil disetiap perjalanan membuat umi bebda dengan orang lain. Umi tegas dan sangat lembut. Ahhhh aku kangen ummi ku, Aku pengen ikut jejak seru umi, so aku selalu blajar dari langkah beliau dan pastinya sambil belajar dong ya
       Semangat Eni, Kalau ada kemauan Pasti ada jalan _^

Kamis, 06 Maret 2014

“23.23” Must Be Special


Lebih baik telat daripada tidak sama sekali, atau lebih baik duluan dari pada nanti gak bisa dikerjakan?


Hahaha
Aku belum pernah menyinggung teman masa kecilku ya? Sekarang aku ceritakan ya. Aku dan dia, Dari ingus masih meler dari hidung aja udah berteman lo, bahkan tanggal lahir kami berdekatan 23 dan 25 tentunya di bulan dan tahun yang sama. Jangan jangan ini memang direncanakan oleh kedua orang tua ku ^_^
Aku masuk SD di usia 4 tahun, walaupun katanya ikut-ikutan di kelas kakak ku tapi aku berhasil dapet rengking, tapi atas kebijakan guru kelasku yang suka ngajarin lagu burung kutilang dan karena umurku masih sangat kecil dan takutnya tertindas oleh temen kelas yang mayoritas umurnya 6 dan 7 tahun akhirnya aku masuk lagi dikelas yang sama di tahun berikutnya dan bertemulah dengan si anak keriting ini. Hahah dari kelas 1 SD sampai kelas 6 aku duduknya sama dia muluk, kok aku gak bosan ya? Walaupun kami sering bertengkar dan sering membuat garis di tengah meja panjang dengan kapur sebagai pembatas wilayah kekuasaan dan jika ada yang melewati wilayah kekuasaan musuh akan mendapat pukulan (dasar anak kecil egois) haha.
Masa yang paling panjang dalam pendidikan aku tempuh bersama anak keriting ini, walaupun dia sering aku jahili sampai nangis dan melapor kepada ibnunya yang juga merupakan guru kami aku tetap saja menjahilinya.
Hey sekarang umur kami 23 tahun, pertemanan dari kecil membuat kami hafal dengan sifat satu sama lain walaupun kami tidak melewati masa remaja bersama tapi akhirnya kami dipertemukan lagi di bangku kuliah.
Kami menjadi teman akrab kembali setelah sama-sama selesai mengerjakan skripsi, entah mengapa 4 tahun di bangku kuliah tidak bisa membuat kami akrab, mungkin aku yang terlalu terkenal sehingga dia minder berteman dengan ku hahahaha (sok ngeksis banget gludak)
Sekarang kami punya agenda bulanan wajib untuk bersenang-senang. Mulai berkutat dipekerjaan membuat hidup agak sedikit membosankan, tidak bisa bersenang-senang setiap hari, mulai memiliki tanggung jawab, lebih memikirkan masa depan selayaknya orang yang beranjak dewasa ckckckc
Desember 2013 mengawali itu semua, kami berulang tahun yang ke 23 dan kami merayakannya bersama. Tanggal 24 adalah tanggal yang adil buat kami aku terlewat satu hari, dia satu hari sebelum, kami berjanji makan bareng di KFC untuk pertama kalinya, jalan-jalan, beli kue sendiri dengan lilin 23 diatsnya dan merayakannya bersama di sanggar. Eiiiitssss tukaran kadonya gak ketinggalan lo
Boneka doraemon menjadi hadiahku saat itu, dan aku memberikan long dress yang cocok untuk cewek berpakaian tomboy tapi pendandan hahaha
Doa-doa terbaik terlontar dari bibir kami sa’at meniup lilin ulang tahun dengan panjatan do’a keluarga besar Racana STAIN Pontianak ^_^



Dia Iin Rahmiati 23 tahun di 25 Desember 2013
Aku Eni desiyani 23 tahun di 23 Desember 2013

Menuju Puncak Para Dewa


Kereta

Pukul 11 malam sampai di Kwarda Jawa Timur, Titik Kumpul kami, selanjutnya Tolong ijinkan kami Istirahat sejenak setidaknya untuk sholat isya berjamaah >_<, setelah sholat isya, ganti baju, packing ulang barang kelompok dan langsung menuju Terminal surabaya untuk mendapatkam bus terakhir. Harga tiket malam ini adalah Rp 25.000/orng.

 Depan Kwarda

Hai puncak Para Dewa tidak boleh dimulai dengan muka masam, bangun-bangun kau akan menjadi bagian dari para dewa itu dan para dewa memiliki sikap dan sifat yang luar biasa. Jadi kembalilah seperti Eni yang biasa, eni yang semangatnya menggebu-gebu, Eni yang periang dan pema’af ^_^
Jam 02.00 dini hari tanggal 10 desember 2013 kami sampai di terminal ArjoSari “selamat Datang Di Kota Malang” begitu teriaku dalam hati, tapi penatnya badan tanpa istirahat dari berangkat tak bisa dipungkiri, sedikit kelimpungan dengan fisik.

Stasiun Arjosari

Malaikat berikutnya abang Syahrul, dari tanah Lombok membantu mencarikan akomodasi menuju tumpang. Diperjalanan abang syahrul banyak ngasi wejangan buat para pendaki yang gila seperti kami, modal nekat walaupun fisik kurang oke tapi semangat gak bisa dilawan.
Jam 06.00 pagi sampai di rumah mbak Nur, salah satu basecamp yang ada di tumpang, tempat menampung para pendaki yang mau naik dan yang baru turun. Di tumpang ini kami melengkapkan semua persyaratan naik seperti Surat Keterangan dokter, Matrai, Fotocopy KTP, dan semua perlengkapan pendakian yang belum lengkap.
Di sini ini kami bertemu dengan rombongan yang akan naik bersama kami, 5 orang anak Perkapalan yang sudah tiba sehari sebelumnya , 3 orang anak jogja dan kami sendiri ber 6 tiba dihari yang sama. Mbak nur sudah menyiapkan truk untuk kami dengan ongkos Rp 35.000/ orang. Wah mas syahrul bilang semua harga akomodasi di sini jadi pada naik semua gara-gara film 5 Cm. Jip yang semula bisa Rp 45.000/orang jadi Rp 120.000-140.000/orang wah wah. 
Antara Bromo dan mahameru

Jam 09.00 berangkat, Truk ini dikemudikan oleh mas wahyu yang lumayan lucu. Mbak Nur bilang warga tumpang kalau punnya rezeky pasti bagi-bagi, mereka buat perjanjian jika orang itu yang mengantar naik maka dia tidak boleh menjemput turun, Kekeuargaan yang baik bukan?. Mas wahyu membawa kami sarapan tak jauh dari tumpang satu porsi sepuas saya hanya Rp 8.000.
Wahhhhhh Subhanallah sepanjang jalan mulut tak berhenti mengucap nama Sang Empunya semua keindahan ini, Kiri jurang Kanan gunung, melompat lagi ke depan Perkebunan sayur terbentang Cantik, Bromo dan Semeru Bersebrangan,,, aaaahhhhh tak bisa diucapkan dengan kata-kata. Kami disambut dengan suguhan luar biasa.
Jam 11.00 kami sampai di Ranu Pane posko pendaftaran, semua berkas kami serahkan di sini, mereka melakukan semua pendataan barang-barang bawaan kami di sini, segala macam batre, botol minum juga ditanyakan jumlahnya. Keren ^_^
Gapura

Ma’af tuhan kami menduakan mu, rencana hati ingin bersantai sambil menunggu sholat zuhur tapi ,,,,,, yang lain sudah meminta cepat,,, ahhhhhhh,,,, >_< jam 11.30 kami langsung masuk jalur pendakian jalan hanya ber 6. Meninggalkan anak jogja yang menanti sholat, dan didahului anak perkapalan yang mengejar kali mati. 
Kami bawa ikan paus, banana boat juga hahaha, jalan gak bisa cepet jadi banyak berhentinya, faham sih, makanya kami harus banyak kerja sama,,,,,, melewati 3 posko kecil dan setelah kemalaman dan kehujanan di jalan, jam 08.00 malam kami sampai di surganya Semeru, tapi keindahan surga belum terlihat kalau malam. Sayang sekali  saudara,,,,, oh ya disini kami dijemput sama temen-temen perkapalan, mereka baik banget.
Lagi sibuk bergulat dengan dingin dan buat makan malam anak perkapalan itu mendatangi tenda dan minta bantuan buat bawa turun temannya yang lagi sakit. Setelah ditanyaain akhirnya langsung kuliatin kondisinya, rupanya hanya kelelahan dan kedinginan biasa, tak lama ku tangani dan dihangatkan oleh teman-temannya dia pun membaik,,,,, kami kembali makannnnnnn,,,,,, tenda kami dekat dengan anak jogja.

Pagi Ranu Kumbolo

Pagi Ranu kumbolo sangat menusuk tulang, Sholat subuh menyentuh air sambil gemetaran, anehnya ada yang mandi subuh-subuh hahaha, ntar deh diceritain orangnya. Pagi masak buat sarapan, kemas-kemas tenda, foto-foto sebentar jam 09.00 kami naik lagi menuju Kali mati.
Eit tak akan melewatkan tanjakan cinta kan? Aku sebut nama ibuku di situ aku bilang aku cinta ibu. Mereka memanggilkun dari bawah, sengaja tak menoleh bukan berarti menyebut dan mengingat pujaan hati tapi sedang ingin membuktikan kepada diri sendiri kalau aku bisa melewatinya tanpa menoleh. Hahaha mereka menggodaku dengan foto-foto :P

Hujan Astronot

Sepanjang perjalanan hari ini kami diguyur hujan, untung saja ada mantel astronot, lain kali bawa payung aja lah. Ya ampun sepanjang jalan ini kayaknya yang aku ingat Cuma lagu oplosan, sampai hafal diluar kepala makasih buat tu mas-mas buat perjalanan terasa ringan dan nyantai banget. Haduh gak asik ne kali ini menuju kali mati mencar abis jalannya, aku lho Cuma berdua di titik terakhir, melewati angkernya kalimati juga, gak bawa kameraaaa. Baik lah akhirnya jam 3 sore kami sampai di posko kali mati bersama rintik air hujan. Sudah disambut sama teman-teman yang baru turun. Asiiiikkkk banyak temen. Kalain mau tau? Baru pertama kali aku kenalan dengan orang dengan bangga sekali menyebutklan nama lapangan ku. Saya “korek” mereka anak mapala gabungan dari satu Indonesia, mereka abis ada kegiatan di ambon dan bersama menuju puncak para dewa.
Posko Kalimati

Menceritakan posko kalimati hanya satu kata “DINGIN” menusuk tulanggggggg, badan basah, packingan gak bener, coverbag melorot yang bawa tas gak bener ne,,,, hehehe jadinya tetap satu kata itu aja. Abis makan dan sholat kami langsung tidur karena jan 11 kami langsung naik mengingat kami bawa paus hahaha.
Ini yang sangat luar biasa menuju puncak para dewa personil bertambah, rombongan mas pras dkk bersatu total jumlah 18 orang. Berbaur dalam satu lingkaran do’a bersama orang-orang luar biasa membuat aku merinding bangga. Akhirnya malam ini datang juga malam 11-12-13 sebentar lagi akan bergulir ke pagi 12-12-13. Kami berhitung, memastikan jumlah orang, belumada satupun dari kami yang sudah menyentuh puncak para dewa, jalur masih belum ada yang tahu, tapi kami yakin pada Restu Tuhan Untuk malam ini.
Jalur Luar biasa menanjak, “ini belum seberapa, diatas nanti kita akan merangkak’ ujar mas pras. Arcopoda terlewati, lagi-lagi kami melintasi in memoriam teman-teman yang sudah mendahului bisa karena hipo, salah jalur, masuk jurang, badai dan penyebab lainnya,

Menuju Puncak para Dewa

Keberuntungan sedang tidak bersama kami, sepanjang jalan kabut melanda, gumpalan awan tebal menabrak kami, sama halnya dengan hujan lebat, menggigil, kami tidak semuanya membawa mantel akhirnya tak jauh dari puncak bayangan aku memutuskan untuk menyerah, aku tak berani lagi memaksakan diriku untuk terus, aku sadar kalau aku alergi dingin dan dingin ini sudah keterlaluan, takut merepotkan banyak orang akhirnya aku menyerah dan memilih untuk turun. Sebelum turun aku kibarkan bendera gudepu di 200 meter terakhir.
12-12-13 sebagian dari kami sampai Puncak Para dewa, aku belum Tapi suatu saat akan ku balas kekalahanku ^_^. Ini Luar biasa, tak akan ada yang bisa menggambarkan secara gamblang dengan kata-kata betapa betapanya puncak para dewa itu. Sayang sekali tak ada yang melihat samudra di atas awan yang ada hanya kabut tebal dan pandangan 10 meter kedepan. Ingin tahu silahkan coba sendiri
Masih di hari yang sama jam 03.00 sore kami kembali ke Ranu Kumbolo, meninggalkan kalimati dengan sejuta kenangan kabut dan angan-angan puncak para dewa. Kami tiba di ranu kumbolo pada pukul 06.30 malam, mendirikan tenda dan makan malam. Hari ini giliranku yang masak dan malam ini kami mendapat hadiah Gulai kambing dari pendaki lain yang baru tiba sore ini. Malam ini masih dingin tapi kami mulai kebal dengan udara dingin.

Team 18

Pagi yang sangat cerah membawa sinar mentari 13-12-13 bersama semangat baru, kami sudah jauh lebih akrab, lebih seperjuanag lagi, mulai mengenal lebih jauh, membubuhkan tanda tangan disemua baju, meninggalkan secuil kenangan untuk dibawa pulang ke tempat masing-masing.
Hari ini total 20 pendaki puncak para dewa, pulang bersamaan melewati jalur yang berbeda jalur eyek-eyek yang jauh lebih menantang, asik banget, jalur yang menyuguhkan banyak keindahan, padang bunga, bukit hujau, lembah menawan, dan juga pedesaan dengan suguhan perkebunan sayur. Luar biasaaaaa
3676 mdpl (meter diatas permukaan laut) yang luar biasa bersama angka 10,11,12 dan 13 bulan Desember 2013, 20 pendaki Istimewa. Terima kasih kado Ulang Tahunnya Tuhan ^_^ Nikmatmu tak terbendung,,,,, Perjalanan membuatku tambah dewasa, berfikir jauh lebih lapang, Lebih bisa mengontrol emosi, dan jauh lebih bisa memahami orang lain.
Satu lagi, kenapa semeru/mahameru disebut sebagai puncak para dewa? Karena gunung ini merupakan gunung tertinggi di tanah jawa dan penjelasan dari mas pras mengatakan “kita adalah para dewa dengan mental baja yang menempati puncak abadi para dewa dengan semangat pantang menyerah dari kita”

Selintas

kadang kata-kata tak bisa mengungkap segalannya,,,,
namun lewat tulisan kadang orang bisa salah faham,,,
hem,,,,, mau menjadi diri yang berbeda juga bisa lewat tulisan ^_^
Berubah

Hujan

Hujan
hujan Dibawah cahaya MAtahari